Selasa, 15 November 2016

erlanda




BAB : 1
A.    Ilmu sosial budaya dasar sebagai komponen MBB
Ilmu sosial budaya dasar (MBB) adalah salah satu mata kuliah kelompok mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB) di perguruan tinggi. Visi MBB di perguruan tinggi merupakan sumber nilai dan pedoman bagi penyelengara program studi guna mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadian, kepekaan soaial, kemampuan hidup bermasyarakat,pengetahuan tentang pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan mempunyai wawasan tentang perkembangan ilmu pengatahuan,teknologi dan seni, misi MBB di perguruan tinggi membantu menumbuh kembangkan; daya kritis, daya kreatif,apresiasi, dan kepekaan mahasiswa terhadap nilai-nilai sosial yang:
1.      Bersifat demokratis,berkeadaban, dan menjujung tinggi nilai kemanusiaan, bermartabat serta peduli terhadap sumber daya alam dan lingkungan hidup.
2.      Memilik kemampuan untuk menguasai dasar-dasar ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
3.      Ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah sosial budaya dan lingkungan hidup secara arif.
      Mata kuliah ISBD mengetengahkan pengetahuan dasar tentang konsep manusia,kebudayaan,sosiologi,nilai moral,hukum sains,teknologi,seni, dan lingkungan. Lulusan PT harus memiliki 3 kemampuan:
1.Kemampuan akademik: kemampuan berkomunikasi secara ilmiah;baik lisan         maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, berpikir logis,kritis, sistematik dan analitik,mampu merumuskan dan memecahkan masalah.
2.kemampuan propesional: kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang                     bersangkutan.
3.kemampuan personal adalah kemampuan kepribadian, dengan pengetahuan mampu menunjukan sikap,tingkah laku dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia,memahami nilai-nilai keagamaan,mempunyai kepekaan terhadap berbagai masalah. ISBD sebagai integrasi dari ISD dan IBD memberikan dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada manusia, sehingga mampu mengkaji maslah sosial. Kemanusiaan,dan budaya,sehingga diharapkan manusia peka,  tanggap kritis serta berempati atas solusi pemecahan masalah sosial dan budaya secara arif.
B. Masalah-masalah sosial budaya masyarakat
      Masalah-masalah sosial telah menghantui manusia karena dianggap sebagai penganggu kesejahteraan hidup mereka sehingga meransang warga masyarakat untuk mengidentifikasi, menganalisis,memahami, dan memikirkan cara-cara untuk mengatasinya.
      Masalah-masalah sosial dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupan sebagian besar masyarakat sebagai suatu yang tidak diinginkan atau tidak disukai karenannya dirasakan perlunya untuk diatasi atau diperbaiki.
C.Ruang lingkup ilmu sosial budaya dasar
      Pengelompokan ilmu pengatahuan menurut Prof, DR. Harsja Bachtiar (dalam abdul kadir, Muhamad,2005:1) yang mengelompokan ilmu dan pengetahuan menjadi tiga yaitu:
1.      Ilmu-ilmu alamiah(natural sciences)
2.      Ilmu-ilmu sosial(social sciences)
3.      Pengetahuan Budaya(the Humanisties)
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam     alam semesta. Untuk mengkaji digeneralisasikan, kemudian dapat dibuat prediksi,yang termasuk kelompok ini adalah astronomi, fisika,kimia,biologi, mekanika, kedokteran dan lain-lain.
            Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah dengan meminjam dari ilmu-ilmu alamiah, yang termasuk dalam kelompok ini,antara lain: ekonomi, sosiologi,politik,demografi, antropologi sosial.
            Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Yang termasuk kelompok ini antara lain: filsafat,seni,sejarah,antropologi budaya,hukum,agama,dan lain-lain.
            Ilmu sosial budaya dasar disatu sisi termasuk dalam kelompok ilmu sosial dan sisi lain termasuk kelompok pengetahuan budaya. Metode pendekatannya mengunakan pendekatan gabungan (combinet approach) yaitu di satu sisi pendekatan terhadap manusia mahluk sosial dan interalsi dalam kelompok sosialnya, disisi lain pendekatan terhadap manusia mahluk budaya dan kemanusiaan.
            Ilmu sosial budaya dasar adalah bertujuan untuk mengembangkan kepribadian manusia sebagai mahluk sosial dan sebagai mahluk budaya yang berwawasan luas dan kritis serta dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan baik,memahami konsep-konsep dasar tentang manusia sebagai mahluk sosial.
            Manusia sebagai mahluk sosial (zoon politicon)  artinya manusia sebagai individu tidak mampu hidup sendiri dan berkembang sempurna tanpa hidup bersama individu lainnya.
            Manusia sebagai mahluk berbudaya(homo humanus) artinya, manusia itu mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna, karena sejak lahir sudah di bekali dengan unsur-unsur(ratio),rasa(sense) yang membedakan dengan mahluk lainnya.










BAB II
KELOMPOK SOSIAL BUDAYA
A.Pengertiaan sosial budaya
            Istilah sosial budaya merupakan bentuk gabungan dari istilah sosial dan budaya. Sosial dalam arti masyarakat, budaya atau kebudayaan dalam arti sebagai semua hasil karya,rasa,dan cipta masyarakat. Sosial budaya dalam arti luas mencakup segala aspek kehidupan. Maka pengertian sistem sosial Indonesia dapat dirumuskan sebagai totalitas tata nilai,tata sosial, dan tata laku manusia Indonesia yang merupakan manifestasi dari karya,rasa dan cipta didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945,pengartian sosial budaya  mencakup dari dua segi utama kehidupan manusia.
1.segi kemasyarakatan
            Manusia demi kelangsunagn hidupnya haru mengadakan kerjasama dengan sesama manusia.
2.segi kebudayaan
            Kebudayaan merupakan totalitas cara hidupo yang manifestasinya tampak dalam tingkah laku yang terlembagakan.

B.Bentuk sosial budaya
            Bentuk sosial budaya, artinya setiap kelompok sosial budaya mempunyai batas-batas yang telah ditentukan berdasarkan tipe kelompok, yang membedakan dengan kelompok yang lain. Tipe kelompok dibedakan lagi menjadi tradisional dan modern. Dengan demikian ada (4) macam tipe kelompok sosial budaya yaitu:
1.tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kesatuan geografis, seperti desa, kota,daerah aliran sunggai,daerah pantai,dan daerah pengunungan.
2.tipe kelompok sosial budaya berdasarkan ikatan perkawinan dan hubungan darah, seperti keluarga.
3.tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kepentingan yang sama, seperti koperasi, lembaga swadaya masyarakat, dan yayasan.
4.tipe kelompok sosial berdasarkan kesakliah profesional, seperti kelompok profesi dan kelompok pengusaha.
Alasan masyarakat menyatakan diri dalam tipe kelompok sosial budaya berdasarkan kesatuan tempat dan ikatan alamiah Antara lain karena:
1)mata pencaharian yang sama sehingga penerapan asas gotong-royang dan tolong menolong lebih efektif dan efisien.
2)keturunan (etnis) yang sama, budaya yang sama yang mengikat mereka, sehingga berkembang rasa solidaritas kelompok untuk hidup bersama dan saling melindungi ditempat yang sama.

C.Tujuan sosial budaya
      Tujuan ilmu sosial budaya dasar sebagai bagian dari kehidupan bermasyaraklat adalah:
a. mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman, kesetaraan,dan kemartabatan manusia sebagai individu dan mahluk sosial dalam kehidupan masyarakat.
b. menumbuhkan sikap kritis, peka,dan arif dalam memahami keragaman, kesederajatan,dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika moral,dalam kehidupan bermasyarakat.
c.    memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat,selaku individu dan mahluk sosial yang beradap dalam mempraktekan pengetahuan akademik dan keahliannya serta mampu  mendirikan problem solving sosial budaya secara bijaksana.
      Berpangkal dari tujuan mata kuliah ilmu sosial budaya dasar diatas, maka ada dua bahan pertimbangan untuk menentukan ruan lingkup pembahasan yaitu;
1)      Adanya berbagai aspek pada kenyataan-kenyataan yang besama-sam merupakan suatu masalah sosial, biasa ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidang-bidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda sebagai pendekatan tersendiri maupun gabungan.
2)      Adanya keanekaragaman golongan dan satuan sosial dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan sendiri,tetapi ada juga persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola pemikiran dan tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan maupun hubungan kesetiakawan dan kerjasama dalam masyarakat. Untuk bisa dioprasionalkan kedalam pokok pembahasan dan sub pokok pembahasan.
a)      Mempelajari dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dalam perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
b)      Mempelajari dan menyadari adanya masalah-masalah individu,keluarga, dan masyarakat.
c)      Mengkaji masalah-masalah kependudukan dan sosialisasi serta menyadari identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa penerus bangsa dan benegara.
d)     Mempelajari hubungan antara warga negara dan negara.
e)      Mempelajari hubunganm antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.
f)       Mempelajari masalah-maalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
g)      Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan-pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi masyarakat.
h)      Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh manusia untuk memanfaatkan kemakmuran dan pengurangan kemiskinan.

D.Perkembangan sosial budaya Indonesia
            Kebudayaan telah mengalami proses perkembangan secara bertahap dan berkeseimbangan yang kita konsepkan sebagai evolusi kebudayaan. Masa kehidupan manusia dapat dibagi menjadi dua yaitu, masa prasejarah(masa sebelum manusia mengenal tulisan sampai manusia mengenal tulisan) dan masa sejarah(masa manusia telah mengenal tulisan). Ada dua produk revolusioner hasil dari akal manusia dakam zaman prasejarah yaitu:
1.penemuan roda untuk transportasi
2.bahasa
Mengenai masa prasejarah ini,  ada dua pendekatan untuk membagi zaman prasejarah yaitu:
1.      Pendekatan berdasarkan hasil teknologi, terdiri dari zaman batu tua(palaeolitikum),zaman batu tenggah(madya mesolitikum), dan zaman batu baru.
2.      Pendekatan berdasarkan model sosial ekonomi atau mata pencaharian hidup seperti:
a)masa berburu dan mengumpulkan makanan
b)masa bercocok tanam
c)masa kemahiran teknik dan perundingan
Sejarah kebudayaan Indonesia, R. Soekmono (1973) membagi menjadi empat masa yaitu:
1)      Zaman prasejarah, sejak permulaan adanya manusia dan kebudayaan pada abad ke-5 masehi.
2)      Zaman purba, sejak datangnya india sampai runtuhnya Majapahit tahun 1500 masehi.
3)      Zaman madya, sejak datangnya pengaruh islam menjelang akhir kerjaan Majapahit akhir abad ke-19.
4)      Zaman baru, sejak masuknya anasir barat (Eropa)dan teknik modern kira-kira tahun 1900 sampai sekarang.
Lahirnya peradapan barat di Eropa di mulai dengan adanya revolusi pemikiran.melalui revolusi pemikiran inilah lahir sains dan teknologi. Masyarakat Mesir mula-mula membuat kalender bulan berdasarkan siklus(peredaran) bulan selama 29 ½ hari mereka menghitung 1 tahun 12 bulan, 1 bulan 30 hari dan lamanya setahun 365 hari, yaitu 12×30 lalu ditambah 5 hari. Masyarakat Mesir mengenal bentuk tulisan yang disebut hieroglif bentuk gambar.Demotik adalah tulisan rakyat yang digunakan untuk urusan keduniawian, misalnya juak beli. Sedangkan huruf tertua di Indonesia yang dipakai dalam prasasti adalah huruf palawa dalam bahasa sansekerta.













BAB III
PEMUDA Dan SOSIALISASI
A.Pengertian pemuda            
            Sejak revolusi kemerdekaan, pemuda adalah kelompok umur(15-40 tahun). Hasil jajak pendapat kompas terhadap pemuda berusia 16-30 tahun menunjukkan hanya seperempat bagian responden yang menilai generasi muda sekarang masih idealis, yakni ingin membantu orang yang memerlukan dan yangf becita-cita menjadi pemimpin di komunitasnya.
            Keunikan atau ciri khas pemuda sekarang yang lain adalah sikap pragmatisme.persoalan keuangan dan karir adalah persoalan paling utama bagi generasi muda saat ini. Menurut pandangan mereka, sebagian pemuda generasi mereka saat ini bercita-cita ingin menjadi kaya dan terkenal. Ketertarikan untuk terjun di bidang politik, seperti menjadi anggota partai politik maupun anggota legislatif, sangatlah rendah. Salah satu dampak pemuda saat ini cederung menjadi lebih pragmatis dan kurang perduli terhadap persoalaan di luar dirinya. Namun, apabila pemuada bisa meresponi berbagai tantangan kedepan itu dengan tepat dan mengunakan bebagai referensi yang ada secara bijak, bangsa ini kedepan masih bisa berharap banyak kepada mereka.
B.     Pendidikan karakter
Pendidikan karakter di Indonasia sesungguhnya bukan sesuatu yang baru dalam tradisi pendidikan di Indonesia. Beberapa pendidik di Indonesia modern nyang mencoba menerapkan semangat pendidikan karakter antara lain: R.A. Kartini, Ki Hjar Dewantara, Soekarno, Hatta, Tan Malaka, Moh. Natsir, dll.
            Pendidikan bisa dikatakan berkarakter apabila melibatkan berbagai macam komposisi nilai (nilai agama, nilai moral,nilai-nilai umum,dan nilai-nilai kewarganegaraan). Secara detail pendidikan karakter memiliki nilai-nilai sebagai berikut:
1)niali keagamaan
2)nilai keindahan
3)nilai adil
4)nilai cinta tanah air (patriotisme)
5)nilai demikrasi
6)nilai kesatuaan
7)nilai moral
8)nilai-nilai kemanusiaan

C.Menuju pendidikan berkarakter
            Pendidikan karakter di lembaga pendidikan (formal) lebih banyak berurusan dengan penanaman nilai. Untuk mencapai pertumbuhan integral dalam pendidikan karakter perlulah dipertimbangkan berbagai macam metode yang membantu mencapai idealisme dan tujuan pendidikan karakter. Metode yang bisa digunakan untuk membantu mencapai idealisme dan tujuan pendidikan karakter adalah sebagai berikut.
1)      Mengajar
2)      Keteladanan
3)      Menentukan prioritas
4)      Praktis prioritas
5)      refleksi
  


















BAB  IV
KEBUDAYAAN,PERADABAN DAN SISTEM NILAI BUDAYA
A.    Pengantar
Kebudayaan berasal dari kata “budaya” yang berasal dari kata sansekerta “Budhayah”, sebagai bentuk jamak dari buddhi,yang bearti budi atau akal. Kebedayaan adalah hal-hal yang bersangkutan atau akal.banyak definisi tentang kebudayaan. (coba cari definisi-definisi tersebut). Koentjaraningrat memberikan pengertian kebudayaan sebagai “keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu”. Jadi kebudayaan merupakan produk budaya.
a.       Wujud kebudayaan
Ralp Linton, membagi menjadi wujud fisik dan non fisik, sedangkan Koentjaraningrat membaginya kedalam tiga wujud,yaitu wujud ideal: yaitu kompleks ide-ide, gagasan,nilai-nilai,norma-norma,peraturan-peraturan dan sebaginya yang berfungsi mengatur, mengendalikan dan memberi arah kepada kelakuan manusia, serta oerbuatan manusia dalam masyarakat, maka sering disebut “adat tata cara”.
                        b.Wujud sistem sosial
                            yaitu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.                         Sistem sosial terdiri dari rangkaian aktivitas manusia dalam masyarakat         
selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat tata kelakuan          misalnya gotong-royang, kerjasama.  
                     c.Wujud sistem fisik
Wujud kebudayaan fisik yaitu hasil karya manuasia,misalnya pabrik,komputer candiborobudur dan laian-lain. Kebudayaan dalam kaitannya dengan ISBD adalah: penciptaan penerbitan,dan pengolahan nilai-nilai insani,tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri didalam alam lingkungan baik fisik maupun lingkungan sosial.
            Apabila dihubungkan dengan wujud kebudayaan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat, maka nilai-nilai insani (nilai etika) itu meliputi nilai kebudayaan ideal dan wujud sistem sosial, sedangkan nilai estetika terdapat pada wujud kebudayaan fisik. Dikatakan nilai-nilai etika, karena menyangkut kelakuan dan perbuatan manusia yang sesuai dan menghargai martabat manusia.
            Apabila kelakuan dan perbuatanitu tidak sesuai atau merendahkan martabat manusia, maka yang timbul adalah masalah kemanusiaan. Contohnya pemerkosaan wanita, kawin paksa, dan menyiksa pembantu rumah tangga. Dikatakan sebagai nilai estetika, karena menyangkut hasil karya manusia. Apabila hasil karya itu tidak berguna, bahkan membunuh atau menghancurkan itu sendidri maka yang timbul adalah masalah budaya, contohnya bom nuklir.
            Pengembangan budaya yang tidak manusiawi selalu cenderung menunjukkan sifat kejam,bengis,tidak adil,rakus,ingin berkuasa melampaui batas,sombong takabur.
B.     Perwujudan kebudayaan
Dimana-mana pada dasarnya manusia itu adalah sama,karena manusia dibekali penciptanya dengan akal, perasaan, dan kehendak didalam jiwanya. Yang membedakan adalah perwujudan budaya menurut keadaan, waktu dan tempat, atau pewujudan budaya dengan menekankan pada akal, perasaan,dan kehendak sebagai kesatuan, atau hanya menekankan pada akal saja,(ratio), dengan mengabaikan perasaan.
            Menurut Sutan Takdir Alisyabahna, apabila perwujudan budaya itu penekanannya pada akal(mind), maka akan menimbulkan tingkat peradaban yang berbeda.
C.     Sistem nilai budaya
Nilai adalah segala sesuatu tentang yang baik atau yang buruk. Nilai adalah segala sesuatu yang menarik bagi manusia sebagai subjek. Nilai adalah perasaan tentang apa yang boleh dan tidak boleh.
            Sistem budaya berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi kelakuan manusia, dalam tingkat yang paling abstrak. Sistem-sistem tata kelakuan yang tingkatannya lebih konrit, seperti aturan-aturan khusus,hukum, norma-norma,semua berpedoman pada sistem budaya itu. Sistem nilai budaya itu demikian kuat meresap dalam jiwa warga masyarakatnya, sehingga sukar diganti dengan nilai-nilai budaya lain dalam waktu singkat.
            Ahli antropologi Kluckhhn, membagi sistem nilai budaya kelima masalah:
1)Hakekat hidup manusia
2)Hakekat karya manusia
3)Hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu
4)Hakekat hubungan manusia dengan alam
5)Hakekat hubungan manusia dengan sesamanya

                       























BAB V
MANUSIA DAN CINTA KASIH
A.    Pengantar
Kasih sayang sudah dikenal sejak anak lahir dan bahkan sejak anak ada dalam kandungan. Dalam hidupnya kadang-kadang kasih sayang ini ternoda oleh perbuatan-perbuatan keji yang berlawanan dengan perbuatan kasih sayang. Cinta yang dirasakan orang tua terhadap anaknya didasarkan atas pengabdian dan segi kesukaan.
            Kecintaan orang tua terhadap anaknya didasarkan atas kerapuhan hati, sebab orang tua mempunyai makna tertentu terhadap anaknya, yaitu sukses dalam bimbingan atau pendidikan yang diwujudkan dalam pergaulan orang tua terhadap anaknya. Maka dari itu betapapun buruknya karakter maupun perbuatan orangtuanya, namun cita-cita yang dibimbing kepada anaknya berwujud pendidikan untuk menuju kepada ke’utama’an.
            Setiap orang tua mencintai anaknya secara merata dalam arti pengabdian yang sama terhadap setiap anakanya. Mereka mencoba untuk tidak berat sebelah. Merka ingin agar setiap anaknya berhasil dan bahagia. Dan orang tua rela berkorban untuk tujuan tersebut.perlakuan yang baik kepada sesama manusia bukan bearti karena seseoarang itu membela,menyetujui,mendudukung, atau berguna bagi dirinya, melainkan datang dari hati nurani yang iklas disertai tujuan yang mulia.
            Manusia tidak hanya mengenal kasih sayang . tetapi juga mengalami dan merasakan kemesraan. Kemesraan adalah merupakan manifestasi dari perasaan cinta kasih yang telah mendalam antara dua insan pria dan wanita. Hubungan yang akrab antara pria dan wanita yang sedang mabuk asmara merupakan bagian dari kemesraan. Kemesraan merupakan kelanjutan dan perwujudan dari cinta.  Kemesraan tidak terjadi hanya dalam hubungan antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara. Akan tetapi juga terjadi dalam keluarga sepasang suami istri, hubungan suami istri dalam wujud kemesraan ini cinta menjadi lebih suci dan agung lagi, karena cinta yang ada dalam hubungan suami istri ini merupakan daya pemersatu dalam alam semesta dan kondisi utama yang memungkinkan kehidupan rumah tangga menjadi harmonis, damai,dan sejahtera. Cinta yang agung dan suci yang menjelma menjadi kemesraan tidak mengenal batas usia,kasta derajat, dan status sosial. Penyembahan dan pemujaan kepada Tuhan sebagai Al Khaliq dan sebagai manusia yang diciptakan merupakan hakekat dari kehidupan manusia. Dalam setiap agama pemujaan kepada Tuhan mempunyai makna yang sangat penting dan luas.
            Belas kasihan merupakan cinta terhadap sesama, yang bewujudan berbeda dengan cinta kepada orang tua, pria dan wanita, dan cinta kepada Tuhan. Adanya rasa kasihan yang tertanam dalam akhlak dalam membantu seseoarang menjadi pemurah. Sebab sering terjadi dikotomi antara tuntutan moralitas dan watak egois.
            Seiring orang sering berpendapat  bahwa belas kasihan atau cinta itu diatas keadilan. Maksud dari pendapat tersebut adalah bahwa perilaku yang digerakkan atau dimotivasi oleh belas kasihan itu lebih utama dari pada perbuatan yang digerakkan oleh keadilan.
B.pokok bahasan
1) Arti hubungan ungkapan cinta kasih
   a) Arti cinta kasih
            Cinta kasih merupakan paduan dua kata yang mengandung arti psikologis yang dalam, yang sulit didefinisikan dengan rangkaian kata-kata. Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk-mahluk lain. Manusia mempunyai akal, perasaan,kehendak, dengan unsur-unsur budaya ini manusia menilai, merasakan,menghendaki adanya kebutuhan cinta kasih.
            Cinta kasih bersumber pada unsur rasa,yang merupakan ungkapan perasaan,didukung oleh unsur karsa, yang dapat beruoa tingkah laku dan pertimbangkan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang,kemesraan,belas kasihan,pengabdiaan.
            Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta kasih adalah perasaankasih sayang, kemesraan belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertangung jawab. Tanggung jawab yang artinya akibat yang baik, positif,berguna, saling menguntungkan ,menciptakan keserasian, keseimbangan,dan kebahagiaan.
b) hubungan cinta kasih
            Ada beberapa macam hubungan cinta kasih yang dibahas dalam bab ini, yang di rinci sebagai berikut:
a)      Cinta kasih antara orang tua dan anak
b)      Cinta kasih antara pria dan wanita
c)      Cinta kasih antara sesama manusia
d)     Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
e)      Cinta kasih manusia terhadap lingkunganya
Demikian berbagai contoh perilaku manusia yang melukiskan cinta kasih sebagai kebutuhan kodrati manusia.
                                    c) Ungkapan cinta kasih
         Sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya bahwa cinta kasih adalah ungkapan perasaan yang diwujudkan dengan tingkah laku, seperti dengan kata-kata atau pernyataan,dengan tulisan,dengan gerak, atau dengan media lainnya.
            Orang yang mempunyai perasaan cinta kasih, hidupnya penuh gairah,banyak inisiatif, dan penuh kreatif bagi seniman pelaku cinta kasih dituangkan dalam bentuk karya budaya, sehingga dapat dinikmati pula oleh masyarakat. Cinta kasih ikut menentukan perkembangan kepribadian dan cara berpikir manusia. Cinta kasih membangkitkan gairah hidup dan daya kreatif manusia untuk kebahagiaan manusia. Mempelajari karay budaya mengenai cinta
                                    Kasih bearti cermin kebahagiaan dimasa depan.


    2.Cinta Kasih Antara Orang Tua Dan Anak
Cinta kasih ini bermula dari seoarang ibu terhadap anaknya. Seoarang ibu yang sedang menyusui anaknya adalah gambaran ketulusan dan cinta kasih. Apa bila tugas terpenting keluarga adalah mengasuh dan mebesarkan dan mendidik anak, maka sebenarnya ibu adalah tokoh utama dalam unit sosial terkecil itu. Tanpa kasih keluarga akan goyah,masyarakat pun akan goyah, demikian diungkapkan oleh Sapardi Djoko Damono. Dibagian lain Sapardi Djoko Damono mengungkapkan bahwa dalam masyarakat kita biasanya yang menjadi lambang ketulusan dan cinta kasih adalah wanita (ibu) dan anak-anak.
3.      Cinta kasih antara pria dan wanita
Cinta kasih antara pria dan wanita merupakan titik awal timbulnya keluarga sebagai unit masyarakat terkecil dan berkembang biak ummat manusia di muka bumi ini. Cinta kasih yang tulus antara satu sama lain dalam ikatan perkawinan yang harmonis dilandasi oleh perasaan sayang, kemesraan, yang merupakan kunci kebahagiaan. Kemesraan hanya akan diperoleh apabila hubungan cinta kasih itu berlanjut terus dan memperoleh nilai tinggi karena menyangkut martabat manusia. Cinta kasih yang tidak dilandasi kasih sayang, kemesraan, tanggung jawab akan hancur dan justru akan menurunkan martabat manusia itu sendiri.
       4.Cinta kasih antara sesama manusia
                    Cinta kasih antara sesama manusia dilandasi oleh rasa belas kasihan. Belas kasihan ini timbul karena ada penderitaan yang dialami manusia. Penderitaan ini mengandung pengertiaan yang luas, misalnya penderitaan karena bencana alam, bencana perang, karena sakit,karena sudah tua,karena yatim piatu,dan lain-lain.      
            Cinta kasih yang di landasi belas kasihan merupakan dasar untuk menciptakan kebersamaan,perdamaian, dan saling menghargai.
            Apabila dalam hidup manusia, cinta kasih sudah memudar atau menghilang dari lubuk hatinya,maka akan timbul takabur, kekejaman,kebuasan yang tiada tara,nafsu setan merajarelela,nilai-nilai kemanusiaan diinjak-injak.
5.Cinta kasih antara manusia dan Tuhan
          Kecintaan manusia kepada Tuhan tidax dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan,  karena itu manusia merasa takut kepada Tuhan. Jika manusia mengabaikan perintah Tuhannya, ia akan memperoleh murka. Untuk itu manusia menaruh cinta kasih kepada Tuhannya untuk wujud cinta kasih kepada Tuhan ialah pengabdian pemujaan atau sembahyang. Dalam cinta kasih kepada Tuhan itu tersimpul kepasrahan dan keiklasan berserah diri bahwa pengabdian, pemujaan,sembahyang semata-mata karena Tuhannya, karena Tuhan Maha Pencipta dan Maha Kuasa atas segalanya. Cinta kepada Tuhan bukan bearti mengharapkan balasan surga dari Tuhan. Cinta kepada Tuhan tidak lain sebagai manifestasi kesadaran sebagai mahluk ciptaan Tuhan dan perintahkan Tuhan untuk mengabdi dan menyembah kepada-Nya. Cinta kepada Tuhan menurut ajaran agama adalah taqwa dan mengabdi kepada Tuhan. Artinya menuruti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Yang mulya disisi Tuhan adalah orang yang taqwa kepada-Nya. Pemujaan atau sembahyang adalah bentuk komunikasi ritual oleh manusia kepada Tuhannya. Tempat pemujaan atau sembahyang yang terkenal sebagai kebangaan misalnya masjid istiqlal, gereja kathedral di Jakarta, candi borobudur di Jawa Tenggah, dan lain-lain.

6. Ada tiga macam cinta agape, Philia, Eros/Amor.
      a) cinta Agape, yaitu cinta manusia kepada Tuhan
      b) cinta philia, yaitu cinta dalam keluarga
      c) cinta Eros/Amor, ialah antara pria dan wanita.

C.Contoh dalam kehidupan
1.kematian Arie Hanggura kamis subuh 8 November 1984 tersebut boleh dibilang                  merupakan peristiwa terbesar akan kesalahan orang tua terhadap anaknya.
2.Dalam kehidupan, setiap orang mendambakan kebahagiaan.jasmani sehat,hidup rukun,dan kasih mengasihi adalah modal utama kebahagiaan, namun sakit atau mati adalah kekuasaan Tuhan.
3.suatu karya sastra yang mengembangkan keberhasilan orang tua mendidik anaknya karena terlalu dimanjakan adalah novel “salah asuhan” karangan Abdul Muis.
4.cinta kasih adalah bagian dalam kehidupan manusia. Ini adalah kebutuhan kodrati. Setiap orang, pria maupun wanita membutuhkan cinta kasih. Tetapi tidak jarang kita dengar dalam masyarakat dan membaca atau menonton karya-karya budaya yang melukiskankekeringan cinta dalam hidup seseorang. Kekeringan cinta diwujudkan dalam sifat kejam kasar, tidak peduli dengan pria lawan jenisnya. Tetapi sekali cinta mulai bersemi dihati, sifat kejam,kasar,dan tak acuh mulai memudar, kasih sayang kemesraan mulai timbul, kehalusan,kelembutan dan keceriaan yang tampak.
D.Pengayaan
     Untuk memahami  tentang makna cinta kasih manusia berikut disajikan sebuah cerpen “karya AA Navis kemudian jelaskan hubungan cinta kasih yang terjadi dalam cerpen tersebut.














BAB VI
MANUSIA DAN KEADILAN
A.    Pengantar
Setiap manusia pastilah mendambakan keadilan, karena sungguh merupakan suatu yang sangat esensial didalam kehidupan insan beradab. Begitu pentingnya keadilan dan begitu tingginya nilai keadilan itu, sehingga kata keadilan itu selalu diserangkaikan dengan kata kebenaran. Perjuangan hidup manusia sangat penting adalah menegakkan keadilan dan kebenaran. Memang keadilan itu begitu tinggi nilainya bagi kehidupan manusia, sebab dengan terlaksananya keadilan itu manusia bisa benar-benar merasa bahwa dirinya adalah manusia.
Orang-orang yang berbuat zalim, melampaui batas sewenang-wenang, mungkar,dan keji bearti telah mengingkari hati nuraninya sendiri, telah meninggalkan nilai-nilai keadilan. Diajaran agama, keadilan dinyatakan sebagai lebih dekat kepada taqwa, sehingga orang yang imannya kuat akan sangat peka terhadap tuntutan keadilan.
            Keadilan selalu mengandung unsur “penghargaan” dan “ penilaian” atau “bimbingan” oleh karena itu lah keadilan selalu dilambangkan dengan “neraca keadilan”
Prof. Subekti SH mengemukakan pendapat bahwa keadilan itu berasal dari Tuhan, tetapi manusia diberi kecakapan untuk meraba atau merasakan keadaan yang dinamakan adil itu. Perdamaian diantara manusia dipertahankan oleh hukum dengan melindungi kepentingan-kepentingan hukum manusia tertentu,kehormatan,kemerdekaan, jiwa, harta benda mengadakan keseimbangan diantara mereka yang sedang dan yang akan bertentangan.
                           B.Keadilan
Keadilaan merupakan dambaan setiap insan. Memang,keadilan itu lebih mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dilaksanakan dan dirumuskan pengertiannya. Keadilan tidak saja dituntut dari manusia, kadang para umat pun menuntut keadilan kepada Tuhannya.
1.Pengertian keadilan
  a.Aristoteles
menurut Aristoteles keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia.
b.Plato
menurut Plato dikatakan adil apabila orang itu mampu mengendalikan diri dan perasaannya dengan akal (dengan rasionya).
c.Socrates
menurut Socrates, keadilan tercipta bilamana setiap warga negara telah merasakan, bahwa pemerintah telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Mengapa keadilan diproyeksikan pada pemerintah, karena pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dimana masyarakat.(buatlah analisis)
d.Kong Hu Cu
menurut Kong Hu Cu “keadilan itu terjadi apabila anak sebagai anak,bapak sebagai bapak, dan raja sebagai raja,masing-masing telah melaksanakan tugasnya.
e.Charles E. Merriam
menurut Merriam, keadilan terwujud dalam sistem dimana terhadap saling pengertian dan prosedur-prosedur memberikan kepada setiap orang apa yang telah disetujui telah dianggap patut. Dari keadilan tersebut Merriam mengumpamakan adanya sistem nilai dalam hubungan individu didalam masyarakat agar individu setiap individu/setiap orang memperoleh bagiannya berdasarkan nilai-nilai tersebut.

f.Prof. I.R. Poedjowoto
menurut Prof. I.R. Poedjowoto “keadilan adalah pengakuan dan perlakuan terhadap hak yang sah.
g.Keadilan menurut ajaran agama
agama mempunyai ajran-ajaran tentang keadilan. Pelanggara terhadap salah satu atau sebagian besar terhadap larangan-larangan agama akan beakibat dosa, pengadilan terhadap dosa itu dilaksanakan di akhirat nanti. Namun bagi umat beragama dosa tersebut dirasakan sebagai hukuman yang lebih berat dibandingkan sanksi hukuman pengadilan didunia.
h.Keadilan dan hasil seni
keadilan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Itu lah sebabnya maka peristiwa-peristiwa keadilan dapat daya kreativitas para seniman untuk menciptakan karya seni, sehingga banyak kita jumpai hasil-hasil seni yang meapresikan keadilan.
                 2.Berbagai macam keadilan
                  a.keadilan legal atau keadilan moral
Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan          yang  menurut sifat dasarnyapaling cocok baginya (the man behind the gun)
                   b.keadilan distributif
Aristoteles berpendapat bahwa keadilan akan telaksana bilamana hal-hal yang sama diperlukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama. (Justice is done when equals are trated equally).
                  c.keadilan komutatif
kwadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan    umum.bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ektrem menjadikan ketidak adilan dan akan merusak bahkan menghancurkan pertalian dan masyarakat.
                  3.keadilan sebagai kebutuhan naluri manusia
            John Locke mengemukakan bahwa manusia itu mempunyai hak-hak ilmiah yang dimilikinya semenjak lahir. Hak alamiah ini:
1.hak untuk hidup
2.hak akan kebebasan atau kemerdekaan
3.hak akan milik,hak akan milik sesuatu
Masalah keadilan selalu membicarakan sejauh mana individu itu mendapatkan hak-haknya sesuai dengan kewajiban yang telah dipenuhi.
          Hak-hak yang timbul dengan adanya hak-hak asasi itu antara lain:
1.personal right(hak asazi pribadi)
2.propety right(hak asazi ekonomi, hak memiliki sesuatu,hak membeli/menjual barang-barang miliknya dan lain-lain.)
3.right of legal quality(hak untuk memperoleh perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan).
4.political  right(hak asasi politik, hak untuk ikut serta dalam pemerintahan, hak dipilih dan memilih dan lain-lain.)
5.social and culture right(hak untuk memilih jenis dan jenjang pendidikan serta mengembangkan kebudayaan untuk disukai).
6.procedure right(hak untuk mendapatkan perlakuan atau tata cara peradilan dan perlindungan, misalnya penangkapan, penahanan,pengeledehan dan lain-lain).
          Hak-hak asasi ini kemudian pada tanggal 10 desember 1948 ditulis dalam piagam yang memuat 30 pasal diterima sebagai “universal declaration of human right”(pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia).
          Disamping mempunyai hak-hak asasi seperti diatas, menurut Thoma Hobbes, manusia juga mempunyai sifat-sifat yang melekat pada dirinya,yaitu:
1.cornpetipie, yaitu sifat untuk berlomba menguasai manusia yang lain, karena adanya rasa takut dan khawatir ia tidak akan mendapa pujian.
2.Defentio,yaitu sifat untuk mempertahankan diri dari membela diri.
3.Gloria, yaitu sifat untuk dihormati,disegani dan dipuji.
                  
                     4.pengertian keadilan sosial
Sila kedua dari kelima pancasila merupakan serangkaian kata yang mempunyai arti tersendiri.
Keadilan sosial pengertiannya juga untuk kepentingan sosial, kepentingan bersama, kepentingan komunal.
Keadilan sosial ini akan berjalan bila didukung oleh sifat-sifat  kebenaran,keadilan,kebaikan,kejujuran, kesucian yang meliputi perbuatan manusia dalam kedudukannya sebagai “yang memimpin dan yang dipimpin”atau sebagai penguasa atau sebagai rakyat.
Keadilan sosial dalam kehidupan bangsa Indonesia dapat dijumpai pada ungkapan-ungkapan jawa sebagai berikut:
                            1.teposaliro
                            2.sopo gawe nganggo,sopo nandur ngunduh
                            3.ngono ya ngono,nangging mbok ojo ngono.
                             4.tego larance, ora tega potine
                              5.wong temen tumemen,wong salah saleh.
                               6.sure diro jayaningrat,luhur dening pangastuti.
1.tepo seliro,adalah sikap hidup seseorang yang telah mengangap segala     perbuatan orang alin juga seperti dirinya sendiri.
2.sopo nggawe nganggo sopo nandur ngunduh, merupakan falsapah yang bersifat universal dan parental.
3.ngono yo ngono nongging ojo ngono, ungkapan ini ditujukan kepada para pembuat keputusan,bahwa vonis yang akan dijatuhkan,janganlah hanya melihat persoalaanya saja,tetapi hendaklah dipakai berbagai pertimbangan moral yang tinggi, perasaan yang halus, integrasi yang tinggi dari manusia yang beradap.
4.tego larane ora tego patine, merupakan kelanjutan dari vonis yang telah dilanjutkan,dan apabila yang menanggung vonis tadi sengsara karenanya, maka si pembuat vonis juga merasa terharu danberusaha menolongnya.
5,wong temen rumemen, wong salah saleh, mengandung makna pada suatu waktu, sikap yang jujur dan sungguh pasti akan mendapatkan hasilnya, tentu saja harus ditunggu secara sabar dan tawakal.
6.Suro Diro Jayaningrat,lebur dening pangastuti,artinya segala keburukan,hendaknya jangan dibalas dengan perbuatan yang konfrontatif.
                      C.contoh keadilan dalam kehidupan
                        Bagaiman dengan seniman-seniman kita?
                             Sesuai dengan kapasitasnya pula,para seniman Indonesia pun sebenarnya cukup vokal dalam menyuarakan sikap mereka akan praktek-praktek ketidakadilan.













BAB VII
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
A.pengantar
            Hidup manusia disamping sebagai mahluk Tuhan dan mahluk individu. Juga merupakan mahluk sosiaL, hidup dalam lingkungan masyaraka. Disamping interaksi sosial manusia diberi tanggung jawab. Disamping memiliki hak juga memiliki kewajiban, dituntut adanya pengabdian dan pengorbanan.
            Seseorang mau bertangung jawab karena adanya kesadaran atau pengertian atas segala perbuatan atau akibat dari atas kepentingan pihak lain.
            Timbul tangung jawab justru karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam.
            Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian hidup manusia, bahwa setiap manusia dibebani dengan tanggung jawab.
            Kewajiban atau beban itu ditunjukkan kebaikan pihak yang berbuat itu sendiri,atau pihak lain.

B.Tanggung jawab
   1.pengertian tanggung jawab
Banyak konsep atau definisi atau batasan mengenai tanggung jawab:
a)menurut Ensikplopedi tanggung jawab adalah “kewajiban dalam melakukan tugas    tertentu”.
b)menurut WJS. Poerwojodarminto, tanggung jawab adalah: “suatu yang menjadi kewajiban (keharusan) untuk dilaksanakan dibahas dan sebagainya.”
c)menurut Drs Suryadi MP dalam buku ilmu budaya, tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak disengaja, tanggung jawab juga bearti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.”
Dari segi filsafat, suatu tanggung jawab itu paling sedikit didukung oleh tiga unsur yaitu:
(1)kesadaran =cosciones yang bearti: tahu,kenal,mengerti dapat memperhitungkan arti, guna sampai kepada soal akibat dari pada sesuati pekerjaan yang dihadapi.
(2)kecintaan=love,afestioncinta suka menimbulkan rasa kepatuhan,kerelaan dak kesediaan untuk berkorban contohnya:cinta kepada tanah air.
(3)keberanian=courage,bravery
    Berani berbuat,berani bertanggung jawab. Berani disini didorong oleh rasa keiklasan, tidak bersikap ragu-ragu dan takut terhadap segala rintangan yang timbul kemidian sebagai konsekuensi dari tindakan perbuatan.

2. MACAM-MACAM ATAU JENIS TANGGUNG JAWAB
a.tanggung jawab terhadap diri sendiri
            tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
b.tanggung jawab tehadap manusia atau masyarakat
            tanggung jawab terhadqap manusia atau masyarakat menuntut adanya kesadaran manusia untuk memenuhi kewajibannya dalam hubungan hidup masyarakat.
c.tanggung jawab terhadap lingkungan
            tanggung jawab terhadap lingkungan menuntut kesadaran manusia untuk memenuhi kewajibannya atau pengorbanannya dalam membina dan melestarikan lingkungan hidup yang baik,teratur dan sehat.
d.tanggung jawab terhadap Tuhan
            tanggung jawab terhadap Tuhan menuntut kesadaran manusia untuk memenuhi kewajiban atau pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sebagai mahluk ciptaan Tuhan manusia harus bersyukur kepada Tuhan atas karuniannya menciptakan manusia dan meberikan rejeki kepadanya.

3.Pengabdian
            Pengabdian adalah pikiran baik yang berupa  pikiran pendapat atupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan mungkin kepada pimpinan, cintamkasih sayang, hormat atau suatu ikatan dimana semuanya itu dilakukan dengan penuh iklas. Pengabdian ini dapat berupa pengabdian yang kita tujukan kepada keluarga,masyarakat,danTuhan.

4.penggorbanan
            Pengorbanan berasal dari kata korban yang artinya memberikan secara iklas dalam wujud tertentu seperti:harta,benda,tenaga,waktu,pikiran bahkan mungkin nyawa demi cintanya atau ikatannya dengan sesuatu demi kesetiaan dan kebenaran.
            Pengertian pengabdian dan pengorbanan tidaklah begitu jelas karena adanya pengabdian tertentu adanya pengorbanan.
            Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorban diserahkan secara iklas tanpa pamrih,tanpa ada perjanjian,tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Maka pengorbanan dapat dibedakan menurut beberapa jenis yaitu pengorbanan kepada keluarga,masyarakat,bangsa,negara,kebenaran dan kepada agama.

5.kesadaran
            Kesadaran adalah keinsyafan akan perbuatannya. Sadar artinya merasa, tahu atau ingat (kepada keadaan yang sebenarnya), karena ingat akan dirinya (dari pingsan), siuman, bangun dari tudur,tahu dan mengerti.misalnya rakyat telah sadar akan politik.
            Jadi kesadaran adalah hati yang telah terbuka atau pikiran dan perasaan dimana telah terbuka akan apa yang telah dikerjakannya. Kesadaran moral dikatakan merupakan ketrbukaan hati atau pikiran akan mengahargai hak-hak dan kewajiban orang lain, untuk berbuat yang tidak melanggar hak dan kewajiban orang lain.
            Banyak jenis kesadaran yang dialami oleh manusia.kesadaran akan harga diri,kesadaran akan tanggung jawabnya kepada keluarga,kesadaran atau kewajibannya kepada negara,kepada Tuhan dan sebagainya.
            Kesadaran moral amatlah penting untuk diperhatikan, karena pelangaran norma moral dapat merusak nama

c.contoh tanggung jawab dalam kehidupan
            tanggung jawab manusia terhadap dirinya sendiri pada hakekatnya tidak mengenal jenis kelamin, angka usia,status dan kedudukannya. Jadi bersifat universal dan sebagai manisfestasi dan upaya pemenuhan tanggung jawab tersebut manusia berusaha mencari makan,bekerja,dan mencari teman,menjaga kesehatan,dan lain sebagainya.














BAB VIII
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A.pengantar
            Manusia selama hidupnya pernah mengalami perasaan-perasaan yang tidak  menyenangkan, tidak enak, rasa sakit dan siksaan ini disebabkan manusia mempunyai perasaan dan pikiran.
            Dimanapun dan kapanpun manusia dapat menghadapi penderitaan terutama penderitaan yang tidak disengaja.
            Penderitaan manusia dapat menumbuhkan kretivitas dalam karya-karya serta usaha manusia untuk melepaskan penderitaan.
B.Penderitaan
            Penderitaan berasal dari kata derita yang berasal dari bahasa sansekerta,yang bearti menahan atau menanggung, penderitaan manusia dalam kehidupan dapat disengaja atau tidak disengaja..tetapi sebagian besar penderitaan tidak disengaja oleh manusia misalnya bencana kelaparan,wabah penyakit, ganguan keamanan,kecelakaan dan lain-lain.
C.Sumber penderitaan
            Manusia mempunyai dimensi-dimensi kebendaan(alam),individu,sosial,jiwa Tuhan dan sebagainya. Dimensi-dimensi diatas menimbulkan berbagai kebutuhan manusia, untuk memenuhi berbagai dimensi ini dapat ditunjukkan semakin manusia mengetahui hakekatnya dari manusia semakin banyak jenis-jenis kebutuhannya.
            Sehingga kebutuhan manusia cukup dibedakan antara kebutuhan fisik,kebutuhan psikis, dan kebutuhan sosial.
1)kebutuhan phisik(basic needs)meliputi makan,minum bernapas, pakaian,tempat tinggal,seks,kesehatan dan sebagainya.
2)kebutuhan psikis,(psichologizal needs) meliputi keindahan,kenikmatan,moral,ilmu pengetahuan,relegious dan sebagainya.
3.kebutuhan sosial (social needs) meliputi
pergaulan,kekeluargaan,persahabatan,berkelompok,berkomunikasi dan sebagainya.
            Penderitaan yang bersumber pada orang lain (sosial) disebabkan manusia mengalami hambatan kegagalan hubungan sosial antara manusia. Penderitaan pada salah satu sumber diatas akan mempengaruhi yang lain,sehingga menyebabkan penderitaan manusia sebagai mahluk pluralis.
Penderitaan manusia itu dapat diperinci sebgai berikut:
a.penderitaan yang timbul akibat perbuatan buruk manusia
b.penderitaan karena penyakit
c.penderitaan akibat siksaan atau azab Tuhan.

3.Rasa Sakit
            Rasa sakit adalah rasa tidak enak bagi penderitanya. Rasa sakit dapat timbul karena adanya ganguan pada organ tubuh manusia atau karena suatu penyakit. Penyakit telah ada sejak kehidupan manusia.hanya banyak jenisnya mengikuti perkembangan kebudayaan manusia dan perubahan lingkungan.
            Rasa sakit dan penyakit manusia dalam kehidupan sehari-hari dapat dibedakan tiga macam yaitu sakit phisik,sakit saraf(jiwa) dan sakit hati.

4.siksaan
            Siksaan merupakan suatu yang mengerikan, karena kita membayangkan pihak yang kuat semena-mena terhadap golongan yang lemah dan tidak berdaya,siksaan sering mengunakan alat penyiksa yang menyayat hati. Siksaan dapat terjadi didunia dan diakhirat yang disebabakan kesalahan, ketidak berdayaan atau dosa-dosa manusia.
            Siksaan didunia bisa terjadi disebabkan unsur lingkungan diluar manusia yang semata-mata bukan pihak orang lain.banyak lingkungan almiah yang dapat menyiksa manusia antara lain suhu yang panas, suhu terlalu dingin,kepengapan udara, dan bencana alam lainya.
            Dalam kehidupan sehari-hari dizaman modern ini masalah siksaan tidak kalah hebatnya dengan zaman dahulu.ternyata jiwa manusia mudah kesetanan tidak peduli dengan zaman modern dalam teknologi yang perlakuannya segera disiarkan ke penjuru dunia, dia tetap melakukan tindakan sadis dan kejam.

5.Neraka
            Siksaan yang lebih mengerikan lagi adalah siksaan diakhirat yang sering disebut siksaan kubur.
            Hampir semua manusia telah mengetahui kehidupan akhirat baik surga maupun dineraka meskipun demikian ada kata yang belum menyadari akan balasan dari Tuhan diakhirat. Sehingga mereka segan melakukan perbuatan dosa. Manusia baru menyadari pada waktu menjelang maut(sakaral maut). Meskipun salah tidak ada lagi waktu memperbaiki perbuatanya. Oleh karena itu kita sebagai umat beragama kita timgkatkan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa untuk menghindari siksaan api neraka dan memasuki pintu surga.

6.Cara Menghadapi Penderitaan
            Setiap orang yang menghadapi penderitaan akan berusaha untuk melepaskan dirinya dari penderitaan. Para pahlawan kita rela berkorban jiwa raganya untuk melepaskan penderitaan rakyat daricengkraman kolonial di Indonesia sebelum merdeka.
            Manusia dalam melepaskan penderitaan dihadapakn dua kemungkinan alternatif antara sikap negatif dan sikap positif. Sikap negatif mengarah pada antipasi terhadap penderitaan dengan cara melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji untuk melepaskan penderitaan atau dengan kompensasi negatif.
            Dengan demikian cara menghadapi penderitaan dengan sikap positif dapat dilakukan dengan cara dibawah ini:
(1)   Penyesalan perbuatan
(2)   Bertaubat di hadapan Tuhan Yang Maha ESA
(3)   Inisiatif
(4)   Kompensasi
    Banyak faktor yang memengaruhi untuk mengambil sikap negatif atau sikap positif dalam melepaskan penderitaannya, antara lain faktor agama dan keimanan, ketabahan diri,ilmu pengetahuan,usia dan sebagainya.
C.contoh dalam kehidupan
      1.banyak macam penderitaan yang dialami oleh manusia. Sungguh Tuhan mahakuasa. Derita menimpa orang tak memilih,siapa saja kalau Tuhan mau menimpakan tak dapat ditolak.
2.ada lagi contoh lain
            Hampir pada setiap zaman,sastra mempunyai peranan yang sangat penting untuk menyampaikan “the humanities” the humanities bearti manusiawi, berbudaya dan halus.







                       







                                 BAB IX
            MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A.Pengantar
    Kegelisahan berasal dari kata” gelisah”artinya rasa tidak tentram hati,tidak tenang, tidak sabar lagi merasa cemas dan khawatir.
     Kegelisahan timbul karena perbuatan sendiri atau keadaan dari luar diri manusia. Yang memberi pengaruh psikologis yang merugikan terhadap harta kekayaan.
     Kegelisahan pada dasarnya dapat terjadi karena suasana yang tidak pasti,karena merasa terasing,perasaan sepi dan ancaman ultimatum terhadap diri dan terhadap seseorang.
       Kegelisahan merupakan gejala universal,yang ada pada manusia manapun.kegelisahan bersumber pada unsur rasa dalam diri manusia, jadi bersifat psikologis/kejiwaan.

B.kegelisahan
   1.jenis-jenis kegelisahan
      a.kecemasan obyektif
      b.kecemasan neorotik
      c.kecemasan moral
   2.ketidak pastian
        Ketidak pastian berasal dari kata “tidak pasti”, artinya tidak tentu,tidak tahu,tidak dapat ditentukan,tanpa arah yang jelas tanpa asal usul yang jelas.
3.keterasingan
            Keterasingan berasal dari kata” terasing” artinya tersisih,terpisah,terpencil,dari pergaulan masyarakat.
4.kesepian
            Kesepian berasal dari kata “sepi” artinya sunyi,tidak ada orang,tidak ada apa-apa.
            Kesepian dikatakan berpengaruh pada jalab hidup manusia,karena manusia merasa terancam hak kodratnya sebagai manusia,sehingga ia merasa takut atau khawatir akan kehilangan atau tidak memperoleh sesuatu dalam hidupnya.

C.contoh-contoh dalam kehidupan
            Ibu Rini tidak bisa tenang, makan terasa lilin minum terasa duri,duduk tak tenangmberdiri juga tak tenang,sentar-sebentar melihat kejalan karena anaknya yang bersrekolah di TK yang biasanya ikut jemputan umum yang disediakan sekolah, kali ini tidak terbawa.


























BAB X
                                  MANUSIA DAN HARAPAN
A.Pengantar
     Setiap manusia yang normal mempunyai cita-cita atau harapan dalam hidupnya.sebagai warisan sosial masyarakat, cara-cara hidup yang diturunkan akan memberikan perangkat-parangkat kemampuan (skill) untuk menjalankan kehidupan tetapi juga perangakt rencana bagi hubungan antar manusia.
B.pokok-pokok bahasan
         1.kebutuhan dan harapan
                        Selama masih hidup, semua orang selalu ada perasaan berharap.tercapainya keinginan seseorang dapat ditempuh melalui beberapa macam cara, baik yang negatif ataupun yang positif dalam arti tidak melanggar norma-norma  agama, hukum,maupun masyarakat.manusia tanpa harapan bearti manusia hidup dalam keadaan mati. Sedangkan orang yang mau meninggalpun mempunyai harapan yang berupa pesan-pesan kepada keluarga atau orang-orang yang paling dekat dihatinya.
            Perbuatan atau tindakan yang mengandung motif, merupakan tindakan yang mempunyai pengharapan, artinya bahwa tindakan-tindakan itu ditujukan pada suatu titk sasaran akhir, yaitu suatu hasil sebagai imbalanya,imbalan dari segala usaha,jerih payah yang telah dilakukan.
            Aneka kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh seseorang individu, sehingga akan bernilai khusus bagi individu tersebut, apakah akan memuaskan atau tidak memuaskan terhadap dirinya sendiri. Mengenai kebutuhan individu, dapat dijabarkan sebagai berikut:
  a.kebutuhan organik individu meliputi:
       1.)makan dan minum
        2.)istrahat dan tidur
        3.)sex
      4.)keseimbangan suhu
      5.)bernafas
       6.)buang hajat
      7.)dan lain-lain
b.kebutuhan psikologis individu meliputi:
       1.)bersantai
       2.)kemesraan dan bercinta
       3.)kepuasan altruistik
       4.)kepuasan ego
       5.)kehormatan
       6.)kepuasan dan kebanggan mencapai tujuan
       7.)dan lain-lain
     Harapan selalu dilatarbelakangi oleh kehidupan yang berfokus pada kebutuhan hidup, yang bertujuan untuk menciptakan kemakmuran,kebahagiaan dan kebaikan. Harapan selalu menimbulkan sikap positif,optimis,aktif dan kreatif, karena ada satu unsur yang menentukan, yaitu diukur dengan kemampuan sendiri, usaha yang sudah dirintis itu membangkitkan gairah untuk mengatasi kesulitan hidup.

2.percaya diri
            Kemampuan yang mendukung usaha/perjuangan itu membangkitkan sikap”percaya diri”. Kemampuan itu meliputi kemampuan pkiran dan kemampuan pisik. Kemampuan pikiran berhubungan dengan kemampuan yang diperoleh melalui pendidikan, sehingga dapat meramalkan dan rencana usaha yang akan dilakukan. Kemampuan fisik berkenaan dengan tenaga, baik tenaga sendiri maupun tenaga bantuan orang lain, dengan alat bantu maupun  tidak mengunakan alat bantu(teknologi)
            Kemampuan dan sikap percaya diri membuat amnusia kreatif.imajinatif penuh inisiatif.sikap percaya diri menebalkan iman manusia kepada Tuhan. Apabila kalau harapan itu terkabul atau berhasil. Disini ternyata manusia telah memutuskan tali ikatan antara percaya diri dan kemampuan dengan Tuhan yang mengendalikan segala sesuatu dari atas.
            Manusia yang sadar seharusnya bersyukur kepada Tuhan, yang telah mengabulkan segala harapannya.
            Sikap percaya diri menimbulkan keyakinan yang mantap,bahwa usaha yang dilakukan itu benar. Tetapi kebenaran yang dimiliki manusia itu relatif, hanya kebenaran Tuhan lah yang mutlak.
3.gairah mengatasi kesulitan
     Harapan selalu dilatarbelakangi oleh masalah kehidupan, fokusnya adalah kebutuhan hidup. Harapan pada dasarnya menginginkan kemakmuran dan kebaikan,yang dapat terwujud apabila disertai dengan usaha, sebab tidak semua harapan dapat dicapai dengan mulus, tetapi banyak rintangan dan hambatan yang menghadang dihadapannya.  Untuk mencapai keberhasilan yang diharapakan, kesulitan-kesulitan yang mengahadangnya harus diatasi, dengan cara meningkatkan kemampuan, yang bearti memupuk sikap percaya diri dan membangkitkan gairah atau semangat kerja.
Cara meningkatkan kemampuan ini adalah:
1)banyak memperoleh informasi tentang keberhasilan orang-orang tertentu
2)banyak berkomunikasi
Kerja keras memupuk sikap percaya diri,sehingga menimbulkan gairah mengatasi kesulitan yang dihadapi.

C.contoh dalam kehidupan
 Rabu siang,23 oktober 1985 itu, Serda Taufik, seorang anggota polisi dari polsek kebayoran baru,Jakarta selatan, sedang berjaga didepan gedung PTIK jalan tirtayasa raya.



                         DAFTAR PUSTAKA
Abdul Kadir Muhammad.(1988).Ilmu Sosial Budaya Dasar.Jakarta:Fajar Agung.


















           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar